Tuesday, August 14, 2012

Embrio, Persalinan, Bayi, Kematian pada Bayi, ASI, Cacat Lahir, Gangguan Psikologis Ibu Paska Melahirkan

By: Sri Noor Verawaty

A. Embrio

Bagaimana proses pembentukan gen pada individu baru?
Pada setiap generasi yang baru, gen dari kedua individu (ibu dan ayah) dikombinasikan secara acak. Sistem reproduksi pria dan wanita adalah satu-satunya sistem yang sangat berbeda, dimana setiap jenis kelamin akan memiliki organ seksualnya masing-masing, yang berbeda dari jenis kelamin lainnya. Sementara sistem-sistem lain seperti sistem peredaran darah atau sistem pencernaan, memiliki organ-organ yang bersifat “uniseks”, sama pada kedua jenis kelamin.

Gen siapa yang menentukan jenis kelamin bayi?
Karakteristik kromosom sudah menentukan jenis kelamin genetik seorang anak sejak terjadinya pembuahan. Jadi secara biologis embrio telah ditentukan akan menjadi perempuan atau laki-laki tergantung pada kromosom yang membentuknya, yaitu pasangan kromosom yang ke-23. Karena sel telur wanita hanya mengandung kromosom X sedangkan sel sperma pria mengandung kromosom X dan Y, maka prialah yang menentukan apa jenis kelamin bayinya nanti. Jika embrio mewarisi kromosom X dari ayahnya, maka dia akan memiliki kromosom XX dan secara anatomis akan menjadi perempuan. Sedangkan jika embiro mewarisi kromosom Y dari ayahnya, maka dia akan memiliki kromosom XY dan secara anatomis akan menjadi laki-laki. Gen akan membantu prosesnya dengan cara melepaskan hormon yang tepat pada saat yang tepat.
Jika embrio itu menjadi perempuan maka testosteron tidak akan diproduksi, tapi duktus Wolffii akan musnah dan duktus Miillerii akan berkembang menjadi organ seks perempuan. Jadi klitoris wanita adalah sisa-sisa dari duktus Wolffii.
Sedangkan pada bayi laki-laki, testosteron akan bertanggung jawab untuk merangsang duktus Wolffii untuk membentuk organ seks laki-laki, sementara duktus Miillerii akan musnah.

Bagaimana perkembangan alat genital pada janin?
Sekitar 7 minggu setelah pembuahan, embrio mengembangkan genital eksternal yang sama. Hormon ibu memegang kendali perkembangannya. Baik yang perempuan maupun laki-laki memiliki benjolan kecil eksternal yang disebut “tuberkulum genital”, dan bukaan internal yang disebut “celah urogenital”. Pada perempuan, benjolan jaringan tersebut akan berkembang menjadi labia majora.
Organ laki-laki dan perempuan mulai berbeda saat janin sudah memiliki kemampuan untuk memproduksi hormonnya sendiri. Dimulai pada bulan ke 3, tuberkulum genital pada bayi perempuan berkembang menjadi klitoris, celah urogenital menjadi labia minora, dan pembengkakan labioscrotal menjadi labia majora.

Sejak kapankah pengasuhan orangtua pada bayinya dimulai?
Banyak orang yang merasa bahwa menjadi orangtua baru dimulai setelah bayi dilahirkan, namun sebenarnya peran seorang ibu dalam membesarkan, mengasuh dan “mendidik” anak sudah dimulai sejak bayi masih di dalam kandungan. Bukti ilmiah menunjukkan bahwa dari bulan ke 5, janin di dalam kandungan sudah bisa mendengar suara, menyadari adanya gerakan, dan mungkin menunjukkan adanya memori jangka pendek. Beberapa penelitian, misalnya yang dilakukan oleh Kissilevsky dan koleganya pada tahun 2003, menunjukkan bahwa bayi yang belum lahir bisa mengenal suara orangtuanya. Sementara penelitian lain menunjukkan bahwa saat janin berusia 7 bulan di dalam kandungan, jadwal eksternal ibu memengaruhi kebiasaan tidur bayi.
Penelitian sudah membuktikan bahwa keadaan pikiran dan perasaan Anda memengaruhi bayi yang Anda kandung. Dengan dasar-dasar inilah, peran sebagai orang tua sudah dimulai sejak bayi masih di dalam kandungan.


Bisakah janin di dalam kandungan mendengar bunyi?
Saat masih berada di dalam rahim ibu, janin sudah bisa mendengar sejumlah bunyi internal seperti detak jantung ibu, dan sejumlah bunyi eksternal termasuk suara manusia, musik dan sebagian besar bunyi lainnya. Jadi walaupun telinga bayi yang baru lahir bisa jadi berisi cairan, dia sudah bisa mendengar bunyi bahkan sejak sebelum dilahirkan.
Bayi yang baru lahir biasanya lebih merespon suara wanita daripada pria. Hal ini menjelaskan kenapa orang-orang tanpa sadar suka melembutkan nada suara mereka saat berbicara dengan bayi yang baru lahir. Perubahan suara ini disebut motherese. Suara manusia, terutama suara ibunya, bisa memiliki efek menenangkan pada bayi. Sebaliknya, bunyi yang keras atau yang tiba-tiba akan mengejutkan dan menakuti bayi yang baruy lahir. Bayi yang baru lahir telah terbukti lebih menyukai suara yang merupakan fitur sehari-hari dari lingkungan pranatal mereka, misalnya lagu tema dari program televisi yang biasa ditonton ibunya.

B. Persalinan

Apa itu persalinan?
Persalinan adalah titik puncak kehamilan yang ditandai dengan kelahiran satu bayi atau lebih dari dalam rahim wanita. Proses persalinan yang normal terjadi dalam 3 tahap, yaitu:
1. Pemendekan dan pelebaran serviks
2. Penurunan dan kelahiran bayi
3. Pengeluaran plasenta.
Sedangkan persalinan yang tidak alami adalah melalui operasi caesar yang mengangkat bayi melalui sayatan bedah di perut dan bukan melalui kelahiran lewat vagina.

Bagaimana perubahan posisi janin menjelang persalinan normal?
Postur tegak pada manusia membuat berat isi perut turun ke dasar panggul. Kepala janin yang cukup besar dan bahu yang cukup lebar membutuhkan urutan manuver tertentu untuk bisa melewati tulang panggul. Sedikit saja kesalahan akan menyebabkan persalinan yang lebih lama dan lebih menyakitkan dan bahkan bisa menunda terjadinya persalinan. Seluruh perubahan pada jaringan lunak serviks dan jalan lahir tergantung pada tingkat keberhasilan 6 fase ini:
1. Kepala janin berada dalam posisi yang melintang di salah satu pinggul ibu. Kepala janin menghadap ke rongga panggul.
2. Penurunan dan lengkungan kepala janin.
3. Rotasi internal. Kepala janin berputar 90° ke posisi occipito-anterior sehingga wajah bayi menghadap ke rektum ibu.
4. Persalinan. Kepala janin melewati jalan lahir dengan posisi miring ke belakang sehingga dahinya menjadi bagian terdepan yang memasuki vagina.
5. Restitusi/pemulihan. Kepala janin bergerak 45° untuk kembali ke posisi normalnya yang sejajar dengan bahu.
6. Rotasi eksternal. Bahu mengulangi gerakan seperti kepala.

Sesakit apakah melahirkan?
Persalinan selalu diiringi dengan rasa sakit yang luar biasa dan lama. Tingkat rasa sakit masing-masing wanita sangat bervariasi dan tampaknya dipengaruhi oleh tingkat rasa takut dan kecemasan. Beberapa faktor lain, termasuk pengalaman melahirkan sebelumnya, usia ibu, etnis, persiapan, lingkungan fisik dan imobilitas juga ikut memengaruhi.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan mulai dari kontraksi hingga bayi dilahirkan?
Fase laten persalinan yang juga disebut fase prodromal, bisa berlangsung selama beberapa hari dan kontraksinya bisa dimulai sejak minggu ke 26. Penipisan serviks (leher rahim) terjadi di minggu-minggu terakhir kehamilan dan biasanya selesai atau hampir selesai di akhir fase prodromal. Penipisan serviks atau dilatasi serviks adalah penipisan dan peregangan leher rahim. Tingkat penipisan serviks bisa dirasakan saat pemeriksaan vagina. Fase prodromal ini berakhir seiring dengan dimulainya fase aktif pertama saat terjadi pembukaan serviks sebesar 3 cm.

Bagaimana tahap-tahap terjadinya persalinan?
Tahap pertama persalinan dimulai ketika terjadi pembukaan sebesar 3 cm pada leher rahim yang sudah menipis. Sejumlah ibu hamil ada yang sudah mengalami kontraksi aktif sebelum mencapai titik ini, dan ada pula sekelompok ibu hamil yang mencapai titik ini tanpa ada kontraksi teratur. Permulaan persalinan yang sesungguhnya dibatasi di titik saat serviks mulai mengalami pembukaan secara progresif. Pembukaan disebut penuh jika leher rahim telah cukup lebar untuk memberikan jalan bagi kepala bayi, yaitu sekitar 10 cm.
Durasi persalinan sangat bervariasi, namun rata-rata fase aktif rata-rata berlangsung sekitar 8 jam pada ibu hamil yang melahirkan anak pertamanya (primiparae) dan 4 jam pada ibu hamil yang melahirkan anak ke 2 dan selanjutnya (multiparae).


Persalinan tahap kedua dimulai saat serviks sudah mengalami pembukaan penuh dan berakhir saat bayi akhirnya lahir. Saat tekanan pada serviks meningkat, refleks Ferguson meningkatkan kontraksi uterus sehingga tahap kedua bisa berlanjut.
Di awal tahap normal kedua, kepala janin telah sepenuhnya masuk ke dalam rongga panggul dan diameter kepala terlebar telah melewati pinggir rongga panggul. Idealnya kepala janin juga telah melewati bagian panggul tersempit. Jika semua ini telah tercapai, sisanya tinggal tahap dimana kepala janin harus melewati lengkungan pubis bawah dan keluar melalui introitus. Tahap ini dibantu oleh upaya tambahan ibu yang mengedan atau mendorong. Panjang tahap kedua sangat bervariasi, tergantung pada seberhasil apa tahap-tahap sebelumnya.

Pembukaan yang bagaimana yang dikategorikan tidak mengalami kemajuan?
Fase aktif persalinan tertahan jika leher rahim gagal untuk membuka dengan rentang 1,2 cm/jam selama setidaknya 2 jam. Jika pembukaan ini tidak mengalami kemajuan, maka operasi caesar mungkin akan disarankan.

Apa yang dilakukan sesaat setelah bayi dilahirkan?
Selesainya kelahiran kepala janin menandakan keberhasilan mekanisme ke 4 persalinan, yaitu kelahiran dengan ekstensi (peregangan organ dari kondisi normal) dan diikuti oleh mekanisme ke 5 dan 6, yaitu restitusi (organ kembali ke kondisi semula) dan rotasi eksternal.
Bayi yang baru dilahirkan kini siap dipotong tali pusarnya dan dijepit.
Pengeluaran plasenta dimulai dengan pemisahan fisiologis dari dinding rahim. Plasenta biasanya dikeluarkan dalam waktu 15 hingga 30 menit setelah bayi lahir.
Masa setelah janin dilahirkan hingga setelah plasenta dikeluarkan adalah tahap ketiga persalinan.

Apa itu tahap ke 4 persalinan?
Tahap ke 4 persalinan adalah 2 istilah yang digunakan dengan arti berbeda, yaitu:
1. Bisa mengacu pada masa nifas segera setelah persalinan atau jam-jam segera setelah pengeluaran plasenta.
2. Bisa mengacu pada arti yang lebih metaforis yaitu menggambarkan minggu-minggu setelah persalinan.

Pilihan persalinan apa yang terbaik bagi kehamilan kembar?
Bayi kembar bisa dilahirkan dengan persalinan normal melalui vagina. Berikut ini ada beberapa opsi melahirkan kembar:
1. Janin kembar bisa dilahirkan dengan persalinan normal melalui vagina kedua-duanya. Hal ini bisa terjadi jika janin yang keluar pertama dengan posisi kepala normal dan janin kedua dengan posisi sungsang dan/atau dibantu dengan persalinan forceps/ventouse (alat vacuum)
2. Satu janin lahir dengan persalinan normal melalui vagina sedangkan yang kedua dengan operasi caesar.
3. Jika janin menyatu pada bagian tubuh manapun (kembar siam), maka sebagian besar kelahiran dilakukan dengan prosedur operasi caesar.


Apa penyebab proses persalinan menjadi sangat lama?
Tahap kedua persalinan bisa tertunda atau berlangsung sangat lama dikarenakan:
• Malpresentation, misalnya sungsang (bokong atau kaki yang lebih dulu).
• Gagalnya penurunan kepala janin ke piggir rongga rahim.
• Kurangnya kekuatan kontraksi rahim.
• Fase aktif tertahan.
• Cephalo-pelvic disproportion (CPD), yaitu kapasitas janin tidak memadai untuk memungkinkan bayi melewati jalan lahir. Kondisi ini bisa disebabkan oleh bentuk panggul yang kecil, formasi nongynecoid panggul, janin yang besar atau kombinasi dari faktor-faktor tersebut. Kondisi medis tertentu juga bisa mengganggu tulang panggul, misalnya rakhitis atau patah tulang panggul.
• Distosia bahu (tersangkutnya bahu janin)
Perubahan sekunder seperti pembengkakan jaringan, keletihan ibu atau detak jantung bayi yang abnormal juga akan diobservasi.

Persalinan yang bagaimana yang memiliki risiko lebih tinggi?
Dokter akan merekomendasikan Anda untuk melahirkan di klinik bersalin atau rumah sakit jika persalinan Anda memiliki risiko lebih tinggi, antara lain:
• Jika jarak yang kurang dari 2 tahun dari persalinan sebelumnya.
• Jika usia Anda kurang dari 17 atau lebih dari 35 tahun.
• Jika Anda sudah pernah hamil lebih dari 4 kali.
• Jika sebelumnya Anda pernah mengalami persalinan prematur.
• Jika sebelumnya Anda pernah melahirkan bayi yang berbobot kurang dari 2 Kg saat dilahikan.
• Jika sebelumnya Anda mengalami operasi caesar yang sulit saat melahirkan, mengalami keguguran, aborsi, atau kelahiran mati (stillbirth—janin meninggal).
• Jika berat Anda sebelum kehamilan kurang dari 40 Kg atau lebih dari 70 Kg.
• Jika tinggi Anda kurang dari 145 cm.
Anda juga akan membutuhkan perhatian ekstra jika Anda mengalami kondisi-kondisi di bawah ini:
• Pertambahan berat badan Anda selama kehamilan kurang dari 6 Kg.
• Anda menderita diabetes atau anemia parah, atau menderita penyakit jantung atau ginjal, atau tekanan darah tinggi.
• Tangan, kaki dan wajah Anda mengalami pembengkakan yang parah.
• Anda mengalami pendarahan vagina selama kehamilan.
• Anda menderita sakit kepala hebat dan muntah-muntah atau demam tinggi yang terus menerus.
• Anda memiliki bayi kembar.
• Anda memiliki Rh negatif.
• Anda dijadwalkan menjalani kelahiran dengan operasi caesar karena alasan medis tertentu.

C. Bayi

Berapa berat dan panjang rata-rata bayi yang normal?
Berat bayi yang lahir dengan usia kandungan normal pada umumnya berkisar antara 2,7 hingga 4,6 kg dengan panjang tubuh sekitar 35,6 hingga 50,8 cm. Bayi yang lahir prematur bisa jadi lebih kecil. Proporsi kepala bayi dibandingkan dengan panjang tubuhnya adalah 1 banding 4, sedangkan pada manusia dewasa proporsinya hanya 1 banding 8.

Apa yang harus dilakukan jika kepala bayi lonjong atau memanjang karena proses persalinan?
Saat persalinan kepala janin secara substansial bisa berubah bentuk untuk menyesuaikan diri dengan jalan lahir. Penyesuaian ini kadang-kadang membuat bayi lahir dengan kepala berbentuk aneh atau memanjang. Perubahan bentuk kepala janin ini disebut molding dan jauh lebih sering terjadi pada wanita yang melahirkan normal melalui vagina untuk pertama kalinya. Kepala bayi biasanya akan kembali normal dengan sendirinya dalam beberapa hari atau minggu.
Kadang-kadang kepala bayi terlihat lebih besar atau lebih kecil dari rata-rata. Bayi yang lebih besar jelas memiliki kepala yang lebih besar pula. Kepala bayi yang prematur akan tampak lebih besar daripada proporsi tubuhnya. Bentuk kepala bayi juga bisa diwariskan dari orangtuanya. Bayi yang memiliki kebiasaan tidur miring ke salah satu sisi saja bisa memiliki kepala yang agak rata di sisi tersebut.

Apa itu ubun-ubun?
Saat lahir, sejumlah area pada tengkorak bayi belum terbentuk menjadi tulang, sehingga ada “titik lembut” yang disebut fontanel (ubun-ubun). Ubun-ubun anterior terbesar berbentuk berlian terletak di puncak kepala bagian depan. Tulang-tulang ini secara bertahap akan menyatu dengan sendirinya setelah 6 bulan atau dalam jangka waktu 2 hingga 3 tahun. Sedangkan ubun-ubun posterior yang lebih kecil berbentuk segitiga terletak di kepala bagian belakang. Ubun-ubun yang satu ini akan menyatu dalam kurun waktu sekitar 2 bulan.


Cairan apa yang menyelubungi bayi saat dia dilahirkan dan apa gunanya?
Sesaat setelah dilahirkan kulit bayi sering berwarna kelabu hingga biru kehitaman. Saat bayi mulai bernapas, biasanya dalam 1 atau 2 menit, warna kulit bayi akan menjadi normal. Bayi yang baru lahir ini basah dan ditutupi cipratan darah, dan dilapisi substansi putih yang disebut vernix caseosa yang menurut hipotesis berfungsi sebagai anti bakteri.

Apa yang harus dilakukan pada kulit bayi yang mengelupas?
Bayi yang baru lahir bisa saja memiliki tanda lahir tertentu atau kulit yang mengelupas, khususnya pada pergelangan tangan, tangan, pergelangan kaki dan kaki. Vernix adalah material lilin yang menutupi kulit bayi saat lahir dan berguna untuk melindungi bayi agar tidak terinfeksi. Pengelupasannya adalah sebuah proses yang normal dan biasanya terjadi selama beberapa hari paska melahirkan. Tidak perlu mengelupasnya dengan paksa karena akan terkelupas sendiri saat mandi. Kulit bayi pada masa ini juga sangatlah lembut, hindarilah gesekan atau tekanan apapun untuk mencegah terjadinya lepuhan dan infeksi.

Apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan pada tali pusar?
Tali pusar bayi yang baru lahir warnanya putih kebiruan. Setelah dilahirkan, bayi harus menyesuaikan diri hidup di luar rahim tanpa suplay nutrisi dan oksigen dari tali pusar. Biasanya tali pusar akan dipotong dan disisakan kurang lebih sekitar 5 cm. Berikut tips untuk merawat tali pusar yang benar:
• Potongan tali pusar harus dijaga agar selalu bersih dan kering, terutama setelah mandi.
• Tidak perlu menggunakan perban atau pembalut apapun untuk menutupi tali pusar.
• Tidak perlu pula memberikan obat apapun karena tali pusar akan mengering, layu, menggelap dan copot dengan sendirinya dalam kurun waktu sekitar 1 hingga 2 minggu.
• Jangan sampai air seni terkena pada tali pusar.
• Jika Anda melihat darah menetes keluar dari tali pusar, segera laporkan ke dokter.
• Satu atau 2 tetes darah mungkin akan keluar dari sekitar dasar pusar saat tali pusar kering copot. Ini normal.
• Jika Anda melihat ada nanah di dasar pusar atau kulit di sekitar pusar berwarna kemerahan, periksakanlah ke dokter untuk mengetahui ada tidaknya infeksi pada tali pusar.

Benarkah bayi yang baru lahir belum bisa melihat apa-apa?
Bayi yang baru lahir sudah bisa berfokus pada objek sejauh kira-kira 45 cm tepat di depan wajah mereka. Walaupun mungkin tampak tidak seberapa, namun hanya sebatas itulah yang bayi butuhkan untuk bisa melihat, yaitu melihat wajah ibunya atau melihat areola saat meminum ASI.
Secara umum, bayi yang baru lahir akan menangis saat dia merasa lapar. Saat dia tidak sedang tidur, atau minum ASI, atau menangis, dia akan menghabiskan waktunya memandangi benda-benda secara acak, biasanya benda yang terang/mengkilat, memiliki warna-warna yang kontras, atau memiliki pola yang kompleks yang akan menarik mata bayi. Namun bayi yang baru lahir cenderung lebih suka melihat wajah manusia lainnya dibandingkan melihat benda apapun.

Apakah bayi yang baru lahir sudah bisa merasakan rasa yang berbeda pada lidahnya?
Bayi yang baru lahir bisa merespon rasa-rasa yang berbeda, termasuk manis, asam, pahit, asin, namun cenderung lebih menyukai rasa manis. Terbukti pula bahwa bayi yang baru lahir memiliki preferensi makanan yang biasa dimakan oleh ibu mereka secara teratur.

Perlukan membersihkan lapisan kerak putih pada lidah bayi?
Lapisan berupa kerak putih pada lidah bayi adalah sesuatu yang normal. Biarkan saja. Tidak perlu dibersihkan dengan apapun.

Normalkah jika bayi yang baru lahir mengeluarkan air susu dari payudaranya?
Alat genital bayi yang baru lahir biasanya membesar dan memerah. Payudaranya juga bisa membesar. Kondisi ini sementara saja dan disebabkan oleh hormon ibu yang alami. Bayi yang baru lahir bisa saja mengeluarkan air susu dari payudaranya (disebut witch’s milk) dan/atau mengeluarkan substansi yang mengandung darah atau yang seperti susu dari dalam vaginanya. Kasus ini dianggap normal dan akan hilang dengan sendirinya.

Apakah bercak berwarna biru keabuan yang biasanya muncul di punggung bawah bayi perlu dikhawatirkan?
Area atau bercak berwarna biru keabuan yang biasanya muncul pada sejumlah bayi di bagian punggung bawah dinamakan mongolian spots. Kadang-kadang bercak seperti memar ini muncul di tangan dan kaki atau pada pipi. Bercak ini biasanya akan bertahan hingga usai bayi mencapai 2 hingga 3 tahun, kemudian akan hilang dengan sendirinya. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
Ada pula bayi yang terlahir dengan tanda lahir permanen dan pigmentasi yang disebut café au lait spots. Ada beberapa tanda lahir yang akan menarik perhatian dokter karena bisa jadi mengindikasikan kondisi tertentu lain.


Zat apakah yang keluar dari feces pertama bayi?
Saluran pencernaan bayi yang baru lahir dipenuhi oleh materi hitam kehijauan lengket yang disebut meconium. Sebagian besar bayi mengeluarkan meconium dalam 12 jam paska kelahiran. Jika sampai 24 jam bayi belum juga mengeluarkannya, segeralah beritahukan kepada dokter. Meconium memungkinkan usus janin berkembang hingga titik dimana dia bisa memproses ASI segera setelah dilahirkan. Materi ini akan dikeluarkan bayi dalam beberapa hari pertama.

Normalkah jika bayi terlahir dengan banyak bulu pada tubuhnya?
Beberapa bayi yang baru lahir kadang memiliki rambut tubuh yang halus yang disebut lanugo. Khususnya pada bayi yang terlahir prematur, lanugo ini akan terlihat jelas di bagian punggung, bahu, dahi, telinga dan wajah. Lanugo akan hilang dalam beberapa minggu.

Apa saja makna tangisan bayi?
Tangisan bayi adalah bentuk komunikasi instinktif dasar yang mungkin mencoba mengekspresikan berbagai perasaan termasuk lapar, tidak nyaman, bosan, ingin sesuatu, kesepian, atau overstimulation (sudah terbiasa pada stimulasi sesuatu sehingga saat sesuatu itu tidak ada, berkurang atau berlebihan, maka bayi akan merasa tidak nyaman atau tidak senang).

Apakah bayi yang baru lahir sudah bisa merasakan stimulasi dari lingkungannya?
Bayi yang baru lahir bisa merasakan sensasi yang berbeda-beda, namun dia akan merespon lebih antusias pada belaian lembut, pelukan dan elusan. Goyangan lembut akan menenangkan bayi yang sedang menangis, demikian juga pijatan lembut dan mandi air hangat. Bayi yang baru lahir biasa menenangkan/menghibur diri sendiri dengan cara mengisap ibu jari mereka. Kebutuhan untuk mengisap ini bersifat instinktif dan membuat bayi yang baru lahir memiliki keinginan untuk makan.

D. Kematian pada Bayi

Apa faktor utama penyebab kematian bayi?
Yang dikategorikan sebagai “kematian bayi” (infant mortality) adalah kematian yang terjadi pada bayi di tahun pertama kehidupannya. Penyebab utamanya adalah dehidrasi, infeksi, cacat bawaan dan Sudden Infant Death Syndrome (SIDS—Sindrom Kematian Bayi Mendadak). Tingkat kematian bayi dipengaruhi oleh faktor-faktor status kesehatan bayi dan ibu, perawatan medis, kondisi sosial ekonomi dan praktek kesehatan umum pada masyarakat yang bersangkutan.

Apa yang dimaksud dengan Sudden Infant Death Syndrome?
Sudden Infant Death Syndrome (SIDS—Sindrom Kematian Bayi Mendadak) adalah kematian mendadak pada bayi yang tidak dapat dijelaskan oleh riwayat medis dan tetap tidak bisa dijelaskan bahkan setelah autopsi forensik dan penyelidikan detil kematian dilakukan, padahal sebelumnya bayi tampak sehat-sehat saja. Penyebabnya tidak diketahui, namun karakteristik yang berasosiasi dengan sindrom ini telah teridentifikasi, yaitu paparan tembakau rokok pada janin selama di dalam kandungan. Faktor genetik juga memiliki andil, mengingat SIDS lebih sering terjadi pada bayi laki-laki.
SIDS merupakan penyebab kematian yang paling sering ditemukan pada bayi yang berusia 2 minggu hingga 1 tahun. Tiga dari 2000 bayi mengalami SIDS dan hampir selalu terjadi saat mereka sedang tidur. Kebanyakan SIDS terjadi pada usia 2-4 bulan dan terjadi di seluruh dunia.

Apa saja faktor risiko yang mempertinggi kemungkinan SIDS?
1. Sebelum kelahiran:
• Usia ibu hamil yang masih remaja
• Kurangnya perawatan pranatal
• Paparan nikotin dari ibu hamil yang merokok
2. Setelah kelahiran:
• Jamur (bisa menyebabkan pendarahan pada paru-paru dan sejumlah kondisi tidak umum lain yang mengarah pada misdiagnosis dan kematian. Jamur ini seringkali salah diagnosis sebagai virus, flu, dan/atau kondisi mirip asma).
• Rendahnya berat badan bayi saat dilahirkan.
• Paparan terhadap tembakau dari rokok.
• Posisi tidur bayi dengan muka tertelungkup dan hidung terhalang permukaan alas tidur. Akibatnya bayi menghisap kembali sebagian dari napas yang dia telah keluarkan yang kaya akan CO2 dan tidak ada oksigen. Kondisi ini bisa membuat bayi terkena hypoxia, yaitu jaringan-jaringan di dalam tubuh mengalami kekurangan oksigen.
• Ibu tidak menyusui dengan ASI.
• Peningkatan atau penurunan suhu di dalam ruangan.
• Terlalu banyak lapisan sprei, selimut, kain, pakaian, boneka dan mainan di sekitar bayi yang sedang tidur.
• Usia bayi, terutama 2 hingga 4 bulan. Seiring pertembahan usia, risiko semakin menurun.
• Kelahiran prematur. Meningkatkan risiko SIDS hingga 4 kali lipat.
• Anemia. Namun anemia tidak bisa dievaluasi saat autopsi karena total hemoglobin hanya bisa diukur pada bayi yang masih hidup.

Bagaimana cara mencegah SIDS?
• Jagalah sirkulasi udara di dalam ruangan dengan kipas angin.
• Sebaiknya tidak menaruh banyak bantal, selimut, mainan dan boneka di dekat bayi yang sedang tidur. Biarkanlah tempat tidur bayi selapang mungkin dan jagalah jangan sampai selimut menutupi kepala bayi. Selimutilah dia sebatas dada dan biarkanlah tangan mereka dalam keadaan terbuka, tidak perlu diselimuti, untuk mengurangi kemungkinan tangannya menggeser selimut hingga menutupi kepala.
• Berikanlah ASI. Penelitian di Chicago yang diterbitkan di Pediatrics pada tahun 2003 menunjukkan bahwa bayi-bayi yang baru saja disusui ASI memiliki angka risiko seperlima kali lebih rendah mengalami SIDS daripada bayi yang tidak disusui ASI. Hasil penelitian tersebut konsisten dengan sejumlah laporan lainnya yang telah diterbitkan. Selain itu, cara pemberian ASI juga diasosiasikan dengan perlingdungan yang diberikan ibu bagi bayinya.
• Hindari pemasangan bumper pad (bantalan pelindung) di tempat tidur bayi karena akan mengurangi aliran udara yang kaya akan oksigen.
• Berhentilah merokok dan hindarilah asap rokok.

E. ASI

Nutrisi apa saja yang terkandung di dalam ASI?
Nutrisi yang terkandung di dalam ASI relatif konsisten dan unsur-unsurnya diambil dari suplay makanan ibu. Jika suplay makanan ibu ternyata minim, maka isi ASI diambil dari cadangan tubuh ibu. Komposisi tepatnya bervariasi dari hari ke hari tergantung pada konsumsi makanan dan lingkungan, artinya ada fluktuasi rasio air hingga lemak.
• Tingkat immunoglobilin A (IgA atau Antibodi A) dalam ASI tetap tinggi dari hari ke 10 hingga setidaknya selama 7,5 bulan paska kelahiran.
• ASI mengandung 0,8 hingga 0,9% protein.
• ASI mengandung 4,5% lemak, termasuk lemak trans yang memiliki manfaat bagi kesehatan.
• ASI mengandung 7,1% karbohidrat, terutama laktosa.
• ASI mengandung 0,2% mineral.
Selain menyediakan nutrisi penting bagi bayi, ASI juga memiliki sejumlah manfaat penting, terutama dalam hal pengobatan. ASI mengandung antibodi dan antitoksin yang kuat yang dipercaya banyak orang bisa mendorong penyembuhan dan kesehatan yang lebih baik secara keseluruhan.

Apa manfaat ASI bagi janin?
Tidak ada susu formula yang bisa menandingi ASI. Selain jumlah karbohidrat, protein dan lemak yang tepat, ASI juga mengandung berbagai vitamin, mineral, enzim pencernaan dan hormon-hormon. Semua hal yang bayi butuhkan terdapat dalam ASI. Selain itu ASI juga mengandung antibodi dan limfosit dari ibu untuk membantu bayi melawan infeksi.
ASI memiliki banyak manfaat kesehatan bagi bayi, misalnya:
• Menurunkan risiko Sudden Infant Death Syndrome (SIDS).
• Meningkatkan kecerdasan bayi.
• Menurunkan kemungkinan tertular infeksi telinga tengah, flu, dan flu burung.
• Sedikit menurunkan risiko leukemia di masa kanak-kanak.
• Menurunkan risiko diabetes Tipe 1 yang dimulai di masa kanak-kanak hingga sekitar usia 25 tahun.
• Menurunkan risiko asma dan eksim.
• Menurunkan risiko masalah gigi.
• Menurunkan risiko obesitas di kemudian hari.
• Menurunkan risiko berkembangnya penyakit-penyakit psikologis.
Fungsi kekebalan ASI bersifat individual, tergantung ibu. Saat ibu yang menyentuh dan merawat bayinya melakukan kontak dengan patogen yang menyerang bayi tersebut, tubuh ibu membuat antibodi dan sel imun yang tepat. Inilah kenapa ASI memiliki kandungan zat besi yang sedikit karena zat besi adalah pencetus penting bagi aktivasi mikro-bakteri dan flora usus.
ASI memang memiliki manfaat yang jauh lebih banyak dan lebih baik daripada susu formula. WHO sendiri merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama sejak kelahiran.

Apa manfaat menyusui bagi ibu?
Menyusui juga memberikan manfaat kesehatan bagi ibu, yaitu:
• Membantu rahim untuk kembali ke ukuran seperti pra kehamilan.
• Mengurangi pendarahan paska kelahiran.
• Membantu mengembalikan berat badan ibu ke kondisi sebelum hamil.
• Mengurangi risiko kanker payudara di kemudian hari.

Berapa banyak jumlah ASI yang rata-rata dihasilkan ibu menyusui?
Jumlah ASI yang diproduksi oleh ibu menyusui tergantung pada seberapa sering ibu menyusui atau memompa ASI. Semakin sering ibu menyusui bayinya, semakin banyaklah produksi ASI-nya. Jika ASI-nya dipompa, sebaiknya gunakanlah pompa elektrik yang kuat agar seluruh saluran susu terstimulasi dengan baik. Sesungguhnya payudara tidak pernah benar-benar kosong karena produksi ASI adalah proses biologis yang berkesinambungan.

Apa bedanya ASI dengan susu sapi?
Seluruh spesies mamalia menghasilkan susu, namun komposisi susu pada setiap spesies sangat bervariasi dan jenis susu lainnya seringkali sangat berbeda dari ASI. Umumnya susu mamalia yang menyusui dengan sering (termasuk bayi manusia) kurang kental atau lebih cair daripada susu mamalia yang jarang menyusui anaknya. ASI lebih encer dan lebih manis daripada susu sapi.
Susu sapi murni tidak mengandung cukup vitamin E, besi maupun asam lemak esensial, sehingga bisa membuat bayi yang diberikan susu sapi menjadi anemia. Susu sapi murni juga mengandung protein, natrium dan kalium yang berlebihan, sehingga akan membebani ginjal bayi yang belum matang. Selain itu, protein dan lemak dalam susu sapi murni lebih sulit untuk dicerna dan diserap oleh bayi dibandingkan dengan yang terdapat dalam ASI.
Susu yang telah dievaporasi (susu terkonsentrasi) mungkin akan lebih mudah dicerna karena telah melalui pemrosesan protein, kendati demikian gizinya masih tidak mencukupi. Sejumlah bayi alergi terhadap salah satu atau beberapa unsur pokok susu sapi, yang paling sering adalah alergi pada protein susu sapi.

Apa itu colostrum?
Selama beberapa hari pertama setelah persalinan, payudara menghasilkan colostrum, yaitu cairan encer kekuning-kuningan yang sama dengan cairan yang menetes keluar dari payudara selama kehamilan. Colostrum ini kaya akan protein dan antibodi yang memberikan kekebalan pasif pada bayi (pada saat lahir sistem kekebalan tubuh bayi belum sepenuhnya berkembang). Colostrum juga membantu sistem pencernaan bayi yang baru lahir agar berkembang dan berfungsi dengan baik.

Kapankan ASI sesungguhnya diproduksi?
Setelah 3 sampai 4 hari paska persalinan, payudara akan mulai memproduksi susu yang encer, berair dan manis. ASI ini rendah lemak dan tinggi karbohidrat. ASI akan memuaskan rasa haus bayi dan menyediakan protein, gula dan mineral yang dia butuhkan. Seiring waktu, ASI akan berubah dan menjadi lebih kental serta lembut untuk memuaskan rasa lapar bayi.

ZatApa saja zat berbahaya yang bisa ditransfer ke bayi lewat ASI?
Ibu menyusui harus berkonsultasi dengan dokter berkenaan dengan zat-zat yang tanpa disadari bisa diteruskan ke bayi melalui ASI, seperti alkohol, virus (misalnya HIV atau HTLV-1) atau obat-obatan.

Berapa lama ASI yang dipompa bisa disimpan?
ASI yang dipompa bisa disimpan dan diminumkan pada bayi kemudian. Disarankan agar susu disimpan di dalam wadah tertutup dengan segel kedap udara. Di pasaran sudah ada kantung plastik yang diproduksi khusus untuk menaruh ASI dan dirancang untuk lama penyimpanan maksimal 72 jam. Lama waktu penyimpanan yang aman untuk diminumkan pada bayi tergantung pada tempat penyimpanannya. Lebih lengkapnya akan dijelaskan di bawah ini:
• Jika disimpan di dalam ruangan dengan suhu 25°C, maka ASI bisa bertahan selama 6 hingga 8 jam.
• Jika disimpan di dalam thermal bag dengan es, maka ASI bisa bertahan hingga 24 jam.
• Jika disimpan di dalam lemari es dengan suhu 4°C, maka ASI bisa bertahan hingga 5 hari.
• Jika disimpan di dalam kompartemen freezer yang terdapat di dalam lemari es dengan suhu udara -15°C, maka ASI bisa bertahan selama 2 minggu.
• Jika disimpan di dalam lemari es dengan freezer yang berpintu terpisah bersuhu -18°C, maka ASI bisa bertahan antara 3 hingga 6 bulan.

F. Cacat Lahir

Apa yang dimaksud dengan cacat lahir?
Cacat lahir adalah kelainan struktural atau fungsional yang sudah ada saat bayi lahir yang menyebabkan cacat fisik atau mental. Cacat lahir ini dimulai sejak janin tumbuh di dalam rahim sang ibu. Sebagian besar cacat lahir terjadi dalam 3 bulan pertama kehamilan.
Cacat lahir bisa memengaruhi penampakan tubuh, kinerja tubuh, atau kedua-duanya. Cacat lahir bisa bervariasi dari yang ringan hingga yang fatal. Beberapa diantaranya disebabkan oleh paparan obat atau zat kimia, misalnya penyalahgunaan alkohol yang bisa menyebabkan sindrom alkohol pada janin. Infeksi selama hamil juga bisa mengakibatkan kecacatan, namun sebagian besar penyebab cacat lahir tidak diketahui.
Beberapa cacat lahir bisa sangat fatal. Bayi-bayi yang memiliki cacat lahir bisa jadi membutuhkan operasi atau pengobatan medis lainnya. Namun kini dokter sudah bisa mendiagnosis cacat lahir sejak di dalam kandungan dan memungkinkan mereka untuk dapat mengobati atau memperbaiki masalah yang ada sebelum si bayi terlahir ke dunia.

Apa penyebab terjadinya cacat lahir?
Beberapa penyebab cacat lahir antara lain:
• Masalah genetik dimana satu gen atau lebih tidak bekerja dengan baik atau sebagian gen hilang.
• Masalah dengan kromosom, seperti memiliki kromosom ekstra atau ada bagian kromosom yang hilang.
• Paparan faktor lingkungan pada si wanita selama kehamilan—seperti rubella, atau penggunaan obat-obatan atau alkohol selama kehamilan.
Berikut ini adalah teratogen (agen yang bisa mengganggu perkembangan embrio) penyebab kelainan kongenital:
1. Agen infeksi, misalnya virus rubella, sitomegalovirus, virus herpes simpleks, HIV, sifilis.
2. Agen fisik, misalnya sinar X.
3. Agen kimia, misalnya talidomid, asam valproat, fenitoin, amfetamin, alkohol, merkuri, kokain.
4. Hormon, misalnya agen androgenik, dietilstilbestrol (DES), diabetes gestational (diabetes pada ibu).

Ada berapa jenis cacat lahir?
Ada dua tipe utama cacat lahir: struktural dan fungsional/perkembangan. Cacat lahir struktural berhubungan dengan masalah pada bagian-bagian tubuh. Beberapa masalah fisik termasuk bibir sumbing, langit-langit sumbing, cacat jantung atau tidak memiliki katup jantung. Termasuk juga neural tube defect (cacat tabung syaraf), seperti spina bifida dan masalah-masalah yang berhubungan dengan perkembangan otak serta sumsum tulang belakang.
Sedangkan cacat lahir fungsional berhubungan dengan masalah bagaimana bagian tubuh atau sistem tubuh berkerja. Masalah ini seringkali mengacu kepada cacat pertumbuhan. Yang termasuk di dalamnya adalah:
• Masalah pada sistem syaraf atau otak, seperti kesulitan belajar, retardasi mental, gangguan perilaku, kesulitan berbicara atau bahasa, kejang dan masalah gerakan. Contoh cacat lahir yang memengaruhi sistem saraf adalah autisme, Down syndrome, sindrom Prader-Willi, dan sindrom Fragile.
• Masalah sensorik, misalnya kebutaan, katarak dan masalah visual lainnya; berbagai derajat gangguan pendengaran, termasuk tuli.
• Gangguan metabolisme, melibatkan proses tubuh atau jalur kimia atau reaksi, misalnya kondisi yang membatasi kemampuan tubuh untuk menyingkirkan limbah atau bahan kimia berbahaya. Dua gangguan metabolisme umum adalah fenilketonuria (PKU) dan hipotiroidisme.
• Gangguan degenerative, yaitu suatu kondisi yang mungkin tidak terlihat saat lahir, namun menyebabkan satu atau beberapa aspek kesehatan yang makin terus memburuk. Misalnya X-linked adrenoleukodystrophy (X-ALD), sindrom Rett, distrofi otot, dan gangguan lisosomal.
Dalam beberapa kasus, cacat lahir disebabkan oleh kombinasi dari beberapa faktor. Beberapa pola cacat lahir yang diketahui ini memengaruhi banyak bagian atau banyak proses di dalam tubuh, mengakibatkan masalah struktural sekaligus fungsional.

Bagaimana cara mendeteksi cacat lahir sejak di dalam kandungan?
Cacat lahir bisa dideteksi dengan beberapa macam cara, diantaranya adalah USG, CVS (Chorionic Villus Sampling) dan amniocentesis. Metode-metode di atas bisa mendeteksi cacat pada janin seperti neural tube defects (NTD), kelainan kromosom (Down syndrome), bibir sumbing, langit-langit sumbing, kelainan jantung bawaan, tumor bawaan, kelainan usus dan ginjal, cacat anggota tubuh.

Apa yang harus dilakukan untuk menghindari cacat lahir?
Tidak semua cacat lahir bisa dicegah, tapi kita bisa meningkatkan kesempatan untuk memiliki bayi yang sehat dengan cara:
• Meminum 400 mikrogram asam folat setiap hari setidaknya sejak satu bulan sebelum dan selama kehamilan untuk mencegah cacat lahir utama pada otak dan tulang belakang bayi (anencephaly dan spina bifida).
• Jangan minum alkohol karena alkohol dalam darah akan melewati plasenta melalui tali pusar dan sampai ke bayi yang dikandung.
• Jangan merokok karena akan mempertinggi risiko kelahiran prematur, cacat lahir tertentu (bibir sumbing atau langit-langit sumbing), dan kematian bayi.
• Jangan mengkonsumsi narkoba karena akan meningkatkan risiko kelahiran prematur, berat lahir yang rendah, atau cacat lahir.
• Berkonsultasilah dengan dokter atau penyedia layanan kesehatan lain tentang konsumsi obat. Meminum obat tertentu saat hamil bisa menyebabkan cacat lahir yang serius. Hindarilah obat warung.
• Menjaga diri agar tidak terinfeksi selama hamil.
• Berkonsultasi dengan dokter tentang vaksinasi yang dianjurkan atau yang tidak, yang aman dan tepat waktu.
• Jika Anda penderita diabetes, jagalah diabetes Anda agar tetap terkendali selama kehamilan.
• Mencapai dan menjaga berat badan yang sesuai dengan proporsi tinggi. Obesitas pada ibu hamil akan meningkatkan risiko cacat lahir.
• Kunjungilah dokter atau penyedia layanan kesehatan lain secara teratur untuk memeriksakan kehamilan.

Apa yang dimaksud dengan Random Chromosomal Disorders?
Random Chromosomal Disorders atau kelainan kromosom acak adalah penyakit genetik yang terjadi secara acak. Pada saat sel sperma dan telur bertemu, masing-masing menyumbang kira-kira setengah DNA yang membentuk satu set kromosom utuh pada bayi. Milyaran blok bangunan yang disebut pasangan basa yang membentuk kromoson kita harus seiring sejalan hingga nyaris sempurna untuk membentuk bayi yang sehat. Yang paling menakjubkan adalah, hal tersebut bisa terjadi. Terkadang ada beberapa kromosom yang dihapus, seluruh kromosom hilang, atau kromosom ekstra ditambahkan, yang mengakibatkan munculnya penyakit. Sejumlah sindrom keterbelakangan mental, seperti Down syndrome (Trisomy 21), adalah hasil dari kejadian genetik acak. Abnormalitas kromosom acak tidak bisa diprediksi sebelumnya.
Usia merupakan faktor berisiko tinggi bagi terjadinya kesalahan kromosom acak ini. Di usia 20 risiko penyakit kromosom rendah, sekitar satu diantara 500. Di usia 35 risiko ini telah meningkat menjadi satu diantara 200. Di usia 49, risikonya sekitar satu diantara sepuluh. Wanita yang akan melahirkan bayi menjelang usia 35 tahun atau lebih tua, sebaiknya melakukan konseling genetik pra pembuahan dan screening para trimester pertama (USG dini dan tes darah) dan diberikan konseling tentang amniocentesis (atau chorionic villus sampling) dan melakukan USG yang lebih detil pada trimester kedua. Pada saat amniocentesis, jarum USG digunakan untuk mengeluarkan sejumlah kecil cairan ketuban dari kantung air di sekeliling bayi; chorionic villus sampling mengeluarkan sebagian kecil plasenta. Kedua tes ini digunakan untuk menganalisis kromosom (yang disebut karyotype), yang mencari bukti penyakit kromosom (genetik). Anda sebaiknya mendiskusikan dengan dokter tentang pilihan tes apa yang terbaik untuk Anda dan pasangan.

G. Gangguan Psikologis Ibu Paska Melahirkan

Apa yang dimaksud dengan postpartum depression dan apa gejalanya?
Postpartum depression (PPD) atau postnatal depression, adalah bentuk depresi klinis yang bisa memengaruhi ibu melahirkan (dan sebagian kecil ayah) paska persalinan. PPD biasanya terjadi pada beberapa bulan pertama dan bisa berlangsung hingga beberapa bulan atau bahkan satu tahun.
Gejala PPD bisa terjadi kapan saja di tahun pertama postpartum, diantaranya adalah:
• Merasa sedih, sering menangis, putus asa, merasa kosong
• Merasa gelisah, lekas marah, mudah frustrasi, tidak bisa dihibur
• Meningkatnya kecemasan dan serangan panik
• Harga diri rendah
• Merasa bersalah
• Merasa kewalahan, letih, tidak memiliki energi
• Merasa tidak mampu merawat bayi
• Tidak bisa bersenang-senang
• Menumpahkan kemarahan kepada orang lain
• Pola tidur dan makan berubah, mengalami gangguan makan dan tidur
• Menurunnya dorongan seks (libido)
• Menarik diri secara sosial
• Mengalami gangguan bicara dan menulis.

Apa faktor risiko postpartum depression?
Penyebab PPD tidak sepenuhnya diketahui, namun ada sejumlah faktor risiko yang telah teridentifikasi sebagai pemicu PPD, yaitu:
• Tidak memberikan ASI, melainkan dengan susu formula
• Memiliki riwayat depresi
• Merokok
• Harga diri rendah
• Stres dalam merawat anak
• Mengalami depresi pranatal selama kehamilan
• Mengalami kecemasan pranatal
• Stres dengan hidup
• Dukungan sosial rendah
• Hubungan pernikahan yang buruk
• Masalah temperamen bayi
• Maternity blues (baby blues)
• Orangtua tunggal
• Status ekonomi dan sosial rendah
• Kehamilan tidak diinginkan atau tidak direncanakan.

Apa yang dimaksud dengan baby blues?
Baby blues atau maternity blues adalah kemurungan ringan dan sementara yang diderita oleh ibu paska melahirkan (dan ayah, pada beberapa kasus). Gejalanya biasanya berlangsung selama beberapa jam hingga beberapa hari, yaitu:
• Cengeng, sentimentil
• Lekas marah
• Hypochondria (sedih tanpa alasan)
• Sulit tidur
• Gangguan konsentrasi
• Merasa terisolasi
• Sakit kepala.
Baby blues tidak sama dengan postpartum depression (PPD) dan bukan pula pemicu postpartum depression maupun postnatal psychosis.

Apa yang dimaksud dengan postpartum psychosis?
Postpartum psychosis adalah penyakit mental yang membuat penderitanya benar-benar terpisah/keluar dari realita. Postpartum psychosis sangat berbeda dengan postpartum depression (PPD). Kondisi ini lebih jarang dari PPD. Postpartum psychosis melibatkan munculnya gejala-gejala psikotik, termasuk gangguan berpikir, delusi, halusinasi dan/atau perilaku bicara yang tidak teratur. Postpartum psychosis tidak akan sembuh begitu saja jika tidak diobati.

Apa yang dimaksud dengan postpartum exhaustion?
Postpartum exhaustion (PPE) disebabkan oleh kekurangan tidur ditambah dengan perubahan hormon pada tubuh wanita sesaat setelah melahirkan. Kondisi ini bisa ringan, bisa juga parah. Sebagian besar kasus tercatat pada wanita yang memiliki bayi dengan colic parah (bayi menangis secara berlebihan) atau kasus-kasus lain yang menyebabkan jadwal tidur menjadi tidak normal. PPE tidak sama dengan postpartum depression (PPD). PPE bisa berlangsung 1 hingga 20 hari dan bisa disembuhkan dengan tidur yang cukup.

Apa yang dimaksud dengan tokophobia?
Tokophobia atau maieusiophobia adalah ketakutan akan persalinan atau kehamilan.
Tokophobia primer adalah ketakutan yang sangat mendalam akan persalinan yang sudah dirasakan jauh sebelum kehamilan. Perasaan ini bisa dimulai sejak remaja. Tokophobia primer seringkali berhubungan dengan pengalaman ibu mereka sendiri atau sesuatu yang mereka pelajari di sekolah. Sedangkan tokophobia sekunder disebabkan oleh pengalaman mengerikan yang dia jalani sebelumnya berkenaan dengan persalinan yang membuat trauma, praktik obstetri atau perawatan medis yang buruk, postpartum depression, atau kejadian yang mengecewakan yang membuat penderitanya secara emosional tidak ingin memiliki anak lagi.
Gejalanya seperti fobia-fobia lainnya, yaitu:
• Mimpi buruk
• Kesulitan untuk berkonsentrasi pada pekerjaan atau akivitas rumah tangga
• Serangan panik
• Keluhan psikomatik.
Ketakutan akan sakitnya proses melahirkan berhubungan erat dengan ketakutan terhadap rasa sakit secara umum. Penyebabnya bisa dipicu oleh proses persalinan sebelumnya yang sulit atau obat pereda rasa sakit yang tidak memadai. Ketakutan akan persalinan normal melalui vagina kadang memicu ibu hamil untuk memilih operasi caesar.

Bibliography:
http://www.wikipedia.org/

Ottaviani, Giulia MD., Crib Death: Sudden Unexplained Death of Infants: the pathologist's viewpoint. Heidelberg: Springer – Verlag Berlin Heidelberg, 2007

Simkin, Penny; et al., Pregnancy, Childbirth and the Newborn: The Complete Guide. Minnetonka: Meadowbook Press, 2010

Williams. M.D., Christopher D., The Fastest Way to Get Pregnant Naturally. New York: Hyperion, 2006




Judul Asli: The Fastest Way to Get Pregnant Naturally
Penulis: Christopher D. Williams, M.D.
Penerjemah: Sri Noor Verawaty & Mutia Dharma
Diterbitkan Oleh: Penerbit Grafindo
Cetakan Pertama: Juli 2011



Judul: Merawat & Menjaga Kesehatan Seksual Wanita
Penulis: Sri Noor Verawaty & Liswidyawati Rahayu
Penerbit: Grafindo
Cetakan Pertama: Januari 2012



Judul: Merawat & Menjaga Kesehatan Seksual Pria
Penulis: Sri Noor Verawaty & Liswidyawati Rahayu
Penerbit: Grafindo
Cetakan Pertama: November 2011

2 comments:

There was an error in this gadget