Monday, December 5, 2016

Mencegah dan Mengobati Penyakit Bayi & Anak


Daftar Kata-Kata yang Sering Salah Dieja


aksesori - bukan aksesoris
aktivitas - bukan aktifitas
analisis - bukan analisa
andal - bukan handal
apotek - bukan apotik
atlet - bukan atlit
beledu - bukan beludru
bonafide - bukan bonafid
celangak celinguk - bukan celingak celinguk
cendera mata - bukan cinderamata
detergen - bukan deterjen
diagnosis - bukan diagnosa
dikoordinasi - bukan dikoordinir
ditoleransi - bukan ditolelir
efektivitas - bukan efektifitas
ekstrem - bukan ekstrim
embus - bukan hembus
familier - bukan familiar
frustrasi - bukan frustasi
gurami - bukan gurame
Iduladha - bukan Idul Adha
Idulfitri - bukan Idul Fitri
imbau - bukan himbau
ingar bingar - bukan hingar bingar
isap - bukan hisap
izin - bukan ijin
jahiliah - bukan jahiliyah
jeriken - bukan jerigen
kafeina - bukan kafein
kamping - bukan kemping
karut marut - bukan carut marut
keruan - bukan karuan
komplet - bukan komplit
konkret - bukan konkrit
lembap - bukan lembab
lezat - bukan lejat
masjid - bukan mesjid
media sosial - bukan sosial media
meminimalisasi - bukan meminimalisir
mengorganisasi - bukan mengorganisir
meterai - bukan materai
mikrob - bukan mikroba
napas - bukan nafas
nasihat - bukan nasehat
penatu - bukan binatu
pencinta - bukan pecinta
pikir - bukan fikir
praktik - bukan praktek
prognosis - bukan prognosa
relaks - bukan rileks
respons - bukan respon
rezeki - bukan rejeki/rijki
rida - bukan ridha/ridho
risiko - bukan resiko
salat - bukan sholat
semringah - bukan sumringah
seriawan - bukan sariawan
telentang - bukan terlentang
telepon - bukan telefon
utang - bukan hutang
zaman - bukan jaman


Wednesday, February 10, 2016

Bilingual Children Book: Two Goldfish and Friends


Two Goldfish and Friends
Empat cerita bergambar bilingual
By: Sri Noor Verawaty
Penerbit: Laksana Kidz

Wednesday, February 3, 2016

Road Less Travelled: Curug Batu Templek - Surga di Ujung Rimba


Kalau hari itu kami memutuskan tidak jadi pergi, kami akan sangat menyesal.

Siang itu kami berencana untuk pergi botram (bahasa Sunda: membawa bekal dan makan siang di alam terbuka). Tapi kenyataan kadang tidak seindah rencana. Diawali dengan kamar yang terkunci, dan yang lebih parah, kunci motor masih berada di dalam kamar. Lalu diikuti dengan ban yang kempes di tengah jalan. Tapi untunglah dua kejadian tersebut tidak membuat kami mengurungkan niat.


Rencananya, kami akan makan siang di bukit terdekat sambil menikmati pemandangan kota Bandung yang indah nun jauh di bawah. Tapi kami terhenti di tengah jalan ketika melihat dua buah air terjun di kejauhan mengalirkan airnya. Biasanya pada musim kemarau, tidak ada air yang menetes pada lereng tersebut. Tapi karena sekarang sedang musim hujan, kedua air terjun itu tampak cukup deras.

Saat traveling, kami memang sangat fleksibel dan kadang mengubah rencana sesuai keadaan. Jadi ketika suamiku mencetuskan ide untuk mengubah tujuan, aku pikir, kenapa tidak? Setelah mengecek rute dengan Google Map, kami pun memutuskan untuk menuju ke air terjun kecil itu. Ada jalan pintas yang cukup dekat dari tempat kami berada sekarang, tapi hanya berupa jalan setapak berbatu dan sebagian lagi bertanah. Tak apalah, kami toh suka bertualang. "Aprak-aprakan" kalau kata orang Sunda.

Dari kejauhan, kami hanya melihat dua air terjun kecil dan pendek. Tapi saat tiba, kami tidak menyangka ternyata air terjunnya sangat tinggi dan bagian bawah yang tidak terlihat dari kejauhan itulah yang justru merupakan bagian terbaik dari air terjun tersebut.


Bagian bawah air terjun yang melebar tersebut bebatuannya seperti ditatah oleh alam, jadi bentuknya berundak-undak. Bahkan sampai sungai di bawahnya pun turut berundak-undak. Cantik sekali. Benar-benar luar biasa. Itulah sebabnya nama air terjun ini adalah Curug Batu Templek, karena batu-batunya memang "templek."


Walaupun air sungainya saat itu kecokelatan, tapi itu tidak mengurangi keindahan tempat ini maupun kegembiraan kami. Sungguh, kalau hari itu kami memutuskan tidak jadi pergi, kami tidak akan pernah tahu apa yang akan kami lewatkan. Tempat yang satu ini, sangat layak untuk dikunjungi.


There was an error in this gadget