Monday, November 4, 2013

Mengatasi Kebosanan Saat Bekerja

Mengerjakan sebuah buku dalam jangka waktu yang lama kadang membuat saya bosan dan letih. "Mengerjakan" yang saya maksud di sini, bisa berupa menerjemahkan atau pun mengedit buku.
Mengedit memakan waktu yang lebih sedikit dibandingkan menerjemahkan, tapi mengedit menguras lebih banyak emosi dibandingkan menerjemahkan, karena mengedit itu "membereskan pekerjaan orang lain."

Saya selalu mencari cara untuk mengatasi kebosanan saat bekerja. Selain itu, setiap proyek memiliki "mood-nya" sendiri-sendiri. Biasanya, saya suka bekerja dalam keheningan, karena saya lebih bisa berkonsentrasi saat sunyi dibandingkan saat berisik. Bunyi berisik biasanya justru mengganggu saya. Tapi, itu "biasanya," karena ada saat-saat yang di luar dari kebiasaan.

Contohnya saat menerjemahkan novel "The Face Thief," saya meminum kopi setiap pagi dan malam serta menyetel film "Pride & Prejudice" (2005) sepanjang waktu. Saya tidak benar-benar menonton filmnya, karena saya sudah pernah menonton film ini berkali-kali sebelumnya. Jadi saya menyetel film ini hanya supaya ada suara hingar-bingar yang membuat mata saya melek & otak saya siaga.

Sementara untuk buku-buku fotografi dari Scott Kelby, hiburannya justru saat menerjemahkannya. Kelby sangat lucu. Ini memang buku teori, tapi saya seperti sedang membaca buku humor. Sangat menyenangkan. Buku-buku paling menyenangkan yang pernah saya terjemahkan. Pekerjaan paling menyenangkan yang pernah saya kerjakan. Gangguan apa pun & bunyi berisik apa pun, tidak akan mengganggu saya. It's way too fun!

Sekarang, saya sedang mengedit sebuah buku mengenai fotografi olah raga. Saya mengatasi kebosanan dengan menyetel lagu saat bekerja. Biasanya, saya mengedit dalam suasana hening, terutama kalau terjemahannya parah dan perlu perhatian & konsentrasi penuh untuk memeriksanya. Tapi karena buku yang satu ini terjemahannya tidak terlalu parah, jadi saya bisa lebih santai dan mengerjakannya sambil menyetel lagu. Sebisa mungkin saya membuat setiap proyek menjadi menyenangkan, atau setidaknya mengurangi tingkat stresnya.

Bosan dengan jam kerja harian yang panjang & lama kerja proyek yang sampai berminggu-minggu?
Iya.
Saya bekerja dari pagi sampai sekitar tengah malam. Diselang dengan memasak, beres-beres rumah, kadang jalan-jalan dengan suami, menemani anak bermain, dan urusan rumah tangga lainnya. Siang saya istirahat. Sore kadang anak minta ditemani bermain.

Saya mengatasi kebosanan dengan berbagai macam cara. Kadang-kadang saya jalan-jalan keliling komplek bersama anak saya di sore hari. Kadang saya mengatasi kebosanan dengan menonton serial favorit saya sebentar (NCIS, White Collar, The Mentalist, Criminal Minds, How I Met Your Mother, dll.)

Beberapa bulan lalu, saya kembali membuka buku gambar saya dan saya membuat sketsa lagi. Hobi yang sudah lumayan lama saya tinggalkan.

Menemani anak bermain sejenak pun bisa menjadi hiburan di tengah kebosanan bekerja. Anak saya senang sekali melukis bersama. Jadi biasanya kami melukis. Atau saya menonton anak saya bermain piano. Ini juga kegiatan yang sangat menyenangkan buat saya.

Suami juga sering mengajak jalan-jalan dan makan di luar, sekadar untuk refreshing. Terlebih lagi kalau jadwal memotret suami sedang padat & dia sering ke luar kota. Jadi saat dia sedang ada di rumah, kami memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin. Kadang kami jalan-jalan berdua saja, saat anak sedang sekolah, atau kadang jalan-jalan bertiga. Tidak perlu ke tempat mahal, tidak perlu makan makanan mewah. Yang paling penting adalah kebersamaannya.

Beberapa bulan terakhir ini saya menambah bunga-bunga baru di halaman depan. Lumayan juga untuk mengatasi kebosanan. Menyiram, membersihkan rumput, melihat tunas-tunas baru, & mengagumi bunganya yang berwarna-warni.

Lalu, suami saya mewariskan kameranya untuk saya. Saya pun memanfaatkan kamera sekaligus suami saya (yang waktu itu kebetulan sedang libur memotret tur) untuk mengajari saya memotret. Saya mengkhususkan diri untuk mempelajari fotografi makro. Saat ini, memotret menjadi hiburan terbesar saya. Ketika saya sedang "mentok" dengan pekerjaan, saya akan keluar sebentar, kadang hanya ke halaman depan, kadang jalan-jalan ke ujung komplek, untuk memotret bunga, serangga, atau hal-hal cantik lainnya.

Kuncinya adalah, carilah hobi dan hal-hal yang membuat Anda senang. Saat Anda merasa bosan bekerja, lakukanlah hobi Anda tersebut sebagai selingan. Setelah pikiran lebih jernih, barulah kembali bekerja. Buatlah pekerjaan Anda senyaman & semenyenangkan mungkin bagi diri Anda sendiri.

Hobi terbaru saya sekarang: crafting & recycling. Memanfaatkan botol, kaleng, kardus, dan barang-barang bekas lainnya. Dicat dan direka-reka sedemikian rupa dan dimanfaatkan kembali untuk dijadikan pot bunga hidup, vas bunga plastik, bingkai foto, kotak tempat mainan anak saya, atau sekadar hiasan meja/dinding. Idenya saya dapat dari halaman facebook ini: https://www.facebook.com/pages/1000-kreative-ideer-One-thousand-creative-ideas/314286125335841?sk=photos_albums

No comments:

Post a Comment

There was an error in this gadget